7 Pilihan Sahur Mudah dan Sehat untuk Kurangi Berat Badan Hingga 10 Kg
Ibu ingin menjalani diet selama bulan Ramadhan? Berikut ada beberapa saran pilihan makan sahur untuk diet yang mudah dilakukan dan dapat membantu menurunkan berat badan hingga 10 kilogram.
Melaksanakan program penurunan berat badan selama bulan puasa dapat berhasil jika Anda memilih jenis makanan yang sesuai pada waktu sahur dan buka puasa. Momen sahur amat krusial sebab ia menyediakan tenaga bagi Anda dalam menghadapi hari tanpa makan.
Jika salah memilih makanan, tubuh bisa cepat lemas dan lapar yang akhirnya membuat buka puasa menjadi tidak terkendali. Mengutip Mayo Clinic , sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Nutrition Journal menyatakan bahwa 59,5% dari total 173 keluarga yang di survei mengalami peningkatan berat badan pasca bulan Ramadhan.
Itu pasti membuat cemas, karena penumpukan lemak yang berlebih bisa meningkatkan kemungkinan menderita masalah kesehatan seperti hipertensi, serangan jantung, serta diabetes. Karenanya, bunda harus memperhatikan pemilihan hidangan sahur dengan baik, terutama jika tujuannya adalah untuk mereduce bobot tubuhnya.
7 Pilihan Hidangan Berbuka Puasa dan Sahur Untuk Diet yang Lezat dan Bergizi, Dapat Mendukung Penurunan Bobot Sampai 10 Kg
|
Pilihan menu sahur untuk program diet idealnya mengandung banyak serat, protein, dan lemak baik supaya perut terasa kenyang lebih lama dan stamina tetap terjaga. Sebisa mungkin hindari konsumsi makanan dengan kadar gula tinggi atau karbohidrat sederhana karena dapat memicu peningkatan glukosa dalam darah dan membuat Anda merasa lapar lagi dengan cepat.
Menu sahur saat diet
Dengan asupan makanan yang sesuai, Bunda dapat mengurangi berat badannya selama satu bulan saat menjalani puasa. Di bawah ini terdapat beberapa pilihan menu sahur untuk diet yang mudah, bergizi, serta mendukung penurunan berat badan Anda.
1. Oatmeal yang diisi dengan buah-buahan serta kacangan
Oatmeal merupakan pilihan ideal sebagai makanan berbuka puasa karena mengandung banyak serat. Kekayaan serat ini mendukung proses pencernaan serta membuat Anda merasa kenyang hingga waktu berikutnya makan.
Masukkan irisan buah seperti pisang atau stroberi bersama dengan biji almon sebagai sumber protein dan lemak sehat. Campuran ini akan mendukung penyediaan energi yang terus-menerus tanpa menyebabkan peningkatan signifikan kadar glukosa dalam darah.
Di samping itu, oatmeal mengandung banyak beta-glukannya sehingga bisa membantu menurunkan kadar kolesterol serta merawat kardiovaskular saat berpuasa.
2. Telur dadar bersama dengan sayuran
Telur rebus menjadi opsi makanan sahur favorit ketika diet dengan fokus pada asupan protein yang tinggi serta memberikan rasa kenyang lama. Protein di dalam telur ini berguna untuk mempertahankan massa otot seseorang saat sedang menahan lapar sepanjang hari dan juga meningkatkan stamina untuk beribadah puasa.
Campurkan dengan sayuran seperti bayam atau brokoli yang tinggi serat dan vitamin. Bunda pun dapat menambahkan secuil minyun zaitun untuk memperoleh lemak sehat yang bermanfaat bagi tubuh.
3. Yoghurt Yunani bersama roti gandum dan biji Chia
Roti gandum adalah pilihan karbohidrat kompleks yang lebih baik daripada roti putih. Karena karbohidrat pada roti gandum diubah menjadi glukosa dengan kecepatan yang lebih rendah, perut akan terasa kenyang untuk jangka waktu yang lebih panjang.
Sementara Greek yoghurt adalah sumber protein berkualitas yang efektif dalam menekan rasa lapar. Selain itu, kandungan probiotiknya berperan penting dalam memelihara kesehatan saluran cerna saat bulan puasa.
Masukkan sejumlah kecil madu asli dan biji Chia untuk menambah serat serta omega-3. Campuran ini bukan saja membuat Anda kenyang tetapi juga menyediakan nutrisi penting untuk tubuh.
4. Smoothies campuran buah dengan sayuran serta protein
Smoothies Hijau dapat jadi opsi menu sahur yang menyegarkan dan mudah dibuat. Aduk campuran bayam, pisang, alpukat, serta susu almond supaya memperoleh kandungan gizi terbaik. Agar semakin tinggi kadar proteinsnya, berikan tambahan satu sendok. scoop protein powde r atau yoghurt.
"Memakan makanan yang dipenuhi dengan buah-buahan dan sayuran dapat meningkatkan jumlah antioksidan di dalam tubuh Anda, mirip dengan manfaat metabolisme selama periode puasa, serta membantu Anda melaksanakannya secara lebih lama," jelas Anres Ayesta, MS, RDN, seorang ahli gizi terdaftar, demikian dikutip dari sumber tersebut. Eat This.
5. Beras merah bersama ayam bakar dan vegetabilian
Apabila berencana untuk menyantap nasi pada waktu sahur, sebaiknya pililahl nasi merah yang memiliki kandungan serat lebih tinggi daripada nasi putih. Nasi merah dapat memperlambat proses pembebasan energi dan membuat Anda kurang cepat merasakan lapar.
Sajikan bersama ayam panggang yang tidak memiliki kulit serta sayuran rebus seperti wortel dan buncis. Pilihan makanan ini tinggi protein, rendah lemak, dan masih bisa memberi rasa kenyang tanpa perlu khawatir bertambah gemuk.
6. Dada ayam panggang dan sayuran
Untuk mereka yang sedang mencari opsi sahur dengan kandungan protein tinggi, dada ayam bakar dapat menjadi pilihan ideal. Protein rendah lemak ini akan menyediakan energi tahan lama serta mendukung pemeliharaan massa otot saat puasa.
Untuk menciptakan keseimbangan gizi, tambahkan sayuran seperti brokoli, bayam, ataupun wortel yang tinggi akan serat serta vitamin. Cara mengolah makanan tersebut pun harus melalui proses panggang atau rebus menggunakan sedikit minyak untuk menjaga keutuhan nutrisinya.
7. Kuah kacang merah dengan tahu
Sup kacang merah kaya akan serat, protein nabati, serta karbohidrat kompleks yang menyediakan energi bertahan lama. Anda bisa menambahkan irisan tahu untuk meningkatkan asupan protein dengan kadar lemak lebih rendah.
Ini bukan saja memuaskan lapar namun juga berfungsi untuk menstabilkan tingkat gula darah. Tambahan pula, senyawa Antioksidannya bermanfaat dalam merawat kondisi kesehatan badan saat sedang melakukan ibadah puasa.
Dengan memilih menu sahur yang tepat, diet saat puasa bisa menjadi lebih efektif dan tetap sehat. Pastikan juga untuk mengonsumsi cukup air dan tetap aktif agar proses penurunan berat badan berjalan optimal ya, Bunda.
Posting Komentar